oleh

Viral Video Tokoh Agama SAS Terima Amplop, Apa Isinya?

indonesiakita.co – Waduh banyak sekali beredar video SAS saat menerima amplop coklat tebal. Wajar orang menduga-duga akan isi amplop dan dalam rangka apa. Perlu SAS atau siapapun melakukan klarifikasi agar jelas dan publik tak menduga duga lagi. Pertanyaan mendasar adalah kok bisa peristiwa “bersejarah” itu tersiar. SAS sang tokoh yang menjadi sasaran.

Orang bisa menduga macam-macam, antara lain bahwa mungkin SAS baru memberi pengajian kemudian ada amplop terimakasih “jazakumullah” atas pengajiannya itu. Tapi tebal juga ya. Atau karena yang bersangkutan adalah Ketum ormas maka itu sebenarnya dana halal ormas yang dititipkan kepada Ketumnya.

Atau mungkin isinya bukan uang tetapi amplop kumpulan dokumen, tapi biasanya dokumen itu tidak dilipat. Mungkin karena musim covid itu adalah amplop berisi masker. Tapi karena diberikannya sambil cium tangan, ya aneh juga. Atau pemberi itu ingin menggandakan uang, tapi hal ini cepat ditepis karena SAS adalah seorang ulama bukan dukun tukang pengganda uang.

Nah yang serius menduga bahwa  itu uang gratifikasi atau bisa jadi juga jebakan, namun disana ada pak polisi jadi tidak mungkin “kriminal”.  Ah itu hanya kumpulan kertas catatan saja, tapi kok terkesan “sembunyi-sembunyi” diserahkannya. Ada malu-malu juga. Jadi apa dan dalam rangka apa serta siapa para aktor yang ada dalam video itu ?

Disinilah pentingnya klarifikasi yang obyektif, transparan, serta dalam suasana batin yang lapang. Agar semua dapat memahami dan tidak menduga-duga dan  tidak menyebarkan video tersebut kemana-mana.

Prasangka baik adalah bahwa pembuat foto atau video merupakan “bawahan” jujur yang ingin menunjukkan bukti bahwa titipan untuk diterima SAS telah sampai. Amanat tertunaikan. Sebagai bahan laporan kepada atasan.

Ya apapun, ini adalah risiko  dari SAS sebagai tokoh ternama di negara Indonesia, sehingga seluruh gerak geriknya tak luput dari catatan perhatian ataupun rekaman media. Mungkin perekam adalah orang yang mengagumi atau mencintai SAS. Semoga saja tidak dikriminalkan dengan ancaman UU ITE. Kasihan anak istrinya.

Kisah amplop coklat yang misterius selesai dahulu sampai sini. To be continued. (penulis: M Rizal Fadillah/Pemerhati Politik dan Kebangsaan)

Komentar

News Feed