oleh

Rizal Ramli: Sudah Waktunya RI Kirim Lebih banyak Anak Muda ke Luar Negeri Agar Hebat dan Jadi Agen Perubahan

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli kedatangan para pemuda Asal Indonesia yang mendapat pendidikan sepakbola dari berbagai negara. Ia menceritakan bahwa pentingnya mengirim anak muda ke luar negeri baik dari segi pendidikan, maupun olahraga.

“Memang, sudah seharusnya pemerintah itu mengirim anak-anak muda ke luar negeri yang tentunya sesuai dengan kemampuan dan usia yang ditentukan. Hal ini akan menambah semangat dan memicu daya saing dengan negara-negara asing,” jelasnya, hari ini.

Menurut Rizal, dengan mengirim anak-anak, maka Indonesia akan mendapatkan banyak keuntungan pada saat anak-anak tersebut kembali ke Indonesia. “Jelas dong, mereka kan mendapatkan banyak ilmu, misal saja di dunia sepakbola, anak-anak jadi mengerti bagaimana bermain bola yang baik.

“Anak-anak juga jadi tau bagaimana menjaga stamina yang baik, dan pastinya mereka berteman dengan berbagai macam bibit unggul dari berbagai negara,” sambungnya.

Rizal juga mengaku, banyak dari anak-anak tersebut saat ini bermain di klub-klub Eropa. “Misal saja mereka saat ini bermain di klub juniornya, tapi jika anak-anak kita ini ulet, tekun dan mau berkembang, maka apapun itu tidak akan menutup kemungkinan mereka akan dipakai tim seniornya. Apa tidak bangga kita sebagai orang tua menyaksikan anak-anak kita berlaga di liga Italia, Inggris, Spanyol dari rumah. Ini juga yang seharusnya diperhatikan pemerintah,” tegas Rizal.

Niat Rizal Ramli Jika Jadi Presiden

Rizal Ramli mengaku prihatin dengan generasi muda saat ini, Ia mengatakan, bahwa kesempatan yang dimiliki generasi muda tidak banyak. “Bagaimana mau banyak kesempatan, wong yang datang aja pekerja asing di kita, padahal industri 4.0 digembar-gemborkan sampai ke penjuru Indonesia, tapi pada implementasinya nol,” tegasnya lagi.

Ia pun mengaku, jika diberikan kesempatan memimin Indonesia, maka ia akan mengirim anak-anak muda ke luar negeri.” Saya akan kirim setiap tahun 50 ribu anak muda ke seluruh dunia, jadi kalau mereka pulang bisa jadi agen perubahan.

“ini jelas akan menguntungkan negara, dan membuat bangga orang tua, juga negara. Apapun itu pendidikan yang ditempuh, misal itu dunia olahraga ataupun pendidikan formal. Mengingat saat ini, saya cukup prihatin, dunia olahraga kita saja sulit bersaing, sepakbola kita banyak kalah, juga dunia pendidikan kita yang banyak tertinggal.

“Saya saat ini dengan pemuda2 Indonesia 16-18 tahun yang sekolah bola di  Spanyol & Crotia. Managed by VAMOS. Mereka sudah main di Club2 Eropa. Diketahui, saat ini ranking bola Indonesia: 173, itu yang dicita-citakan Vamos: RI ikut Olympiade 2024, Piala Dunia 2026. Impossible, but they will make it happened,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed