oleh

Pelatih Sepakbola Desak Pemerintah Tambah Anggaran

indonesiakita.co – Kepala Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan meminta agar pemerintah menambah anggaran untuk olahraga nasional. Terlebih menurutnya, jenis olahraga seperti sepakbola yang banyak memakan biaya.

”Kalau bicara anggaran terhadap olahraga di Indonesia, mungkin saat kita sangat, dalam tanda kutip, kekurangan fasilitas olahraga yang bisa memberikan daya tarik untuk para anak-anak atau remaja menekuni bidang olahraga dengan maksimal mungkin,” ungkapnya.

Sebelumnya memang, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto sebelumnya mengatakan bahwa anggaran olahraga nasional saat ini berada di kisaran 0,03 persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Angka itu dinilai berbeda jauh dengan negara tetangga seperti Singapura.

Adapun degan memiliki anggaran olahraga yang terbatas membuat sejumlah cabang olahraga harus kreatif mencari anggaran tambahan ketika menyambut ajang-ajang tertentu. Mereka dituntut kreatif mengakali keterbatasan anggaran.

”Hampir tidak ada di satu provinsi pun kita punya sport center. Memang ada tapi sifatnya lebih membuat kemegahan membuat satu stadion. Kita tidak pernah berpikir bagaimana kita memperbanyak lapangan latihan yang menarik, yang bisa justru menampung calon atlet bisa berlatih.

”Ini kita masih kurang. Saya rasa itu hal penting dari penambahan anggaran olahraga. Kita tahu bahwa sekarang, kita juga melakukan banyak inovasi tentang dunia kepelatihan untuk lebih modern lagi. Kita sering terkendala dengan adanya anggaran olahraga yang kurang.”tutupnya.

Saat ini Kemenpora sudah menyelesaikan draf revisi Undang-Undang No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). UU SKN diharapkan akan disahkan sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 nanti.

Dimana revisi itu bertujuan menguatkan pembinaan pondasi pembinaan atlet serta menetapkan status atlet sebagai profesi. UU SKN saat ini dinilai masih terdapat banyak ruang kosong yang perlu diisi untuk membenahi semua permasalahan di olahraga nasional. (Waw)

Komentar

News Feed