oleh

Pendeta Yeremia Ditembak di Papua, Apa Langkah Pemerintah??

indonesiakita.co – Kasus penembakan terhadap pendeta bernama Yeremia Zanambani di Kabupaten Intan Jaya, Papua menjadi sorotan masyarakat. Adapun kini, pemerintah memastikan telah membentuk tim investigasi yang bekerja sama dengan pengurus gereja dan masyarakat adat setempat.

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani, menjelaskan, bahwa pihak dari pemerintah daerah juga dilibatkan guna mengusut pelaku penembakan tersebut.

“Tindakan semena-mena ini tidak bisa dibiarkan. Harus mendapatkan perhatian serius dan diusut tuntas secara transparan dalam waktu yang singkat,” ujarnya, dikutip dari keterangannya, hari ini.

Ia mengatakan, pemerintah berkomitmen dalam menjaga hak keadilan dari korban sebagai warga negara. Istana juga menyampaikan rasa dukacita atas meninggalnya pendeta Yeremia sekaligus ketua Gereja Kemah Injil Indonesia, serta gugurnya prajurit TNI, serta warga sipil dalam insiden di Intan Jaya.

Sebagaimana diketahui, prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan tugasnya di Intan Jaya itu adalah Serka Sahlan dan Pratu Dwi Akbar Utomo, serta warga sipil bernama Laode Anas, Bahdawi dan Fatur Rahman yang merupakan tukang ojek.

Jaleswari menambahkan, pemerintah juga akan melakukan pendampingan dan memberikan bantuan bagi keluarganya.

“Pemerintah mengajak seluruh pihak mengedepankan sikap tenang dan bersama-sama menjaga perdamaian di tanah Papua,” tutupnya.

Sebagai informasi, insiden penembakan di Intan Jaya dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Peristiwa itu kini dalam pengusutan oleh Polri dibantu TNI.

Komentar

News Feed