oleh

Ridwan Kamil Minta Pengusaha Hotel Bantu Sediakan Tempat Isolasi Mandiri

indonesiakita.co – Gubernur Jawa Barat akan menjadikan hotel menjadi salah satu solusi dalam menghadapi minimnya tempat isolasi mandiri. ia menegaskan, bahwa bahwa pihaknya telah menghubungi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mendata hotel-hotel yang siap digunakan.

Ia menegaskan, sejumlah hotel berbintang tiga di Jawa Barat akan dirubah menjadi ruang isolasi bagi pasien Covid-19, khususnya orang tanpa gejala (OTG) maupun ringan, serta menampung tenaga kesehatan.

“Saya telepon ketua PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) untuk membuat daftarnya. Kita lihat di kota mana, nanti kita kontrak dan dibayar oleh pemerintah,” tegasnya, kepada awak media.

Ia menambahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan memberikan insentif kepada hotel kelas bintang tiga yang dapat dimanfaatkan bagi dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) dan pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.

Tentunya jelas RK sapaan akrabnya, kebijakan ini mengikuti pola penanganan pasien OTG di DKI Jakarta, yang merekomendasikan pasien OTG diurus negara di ruang-ruang isolasi yang bisa melayani secara profesional.

“Saya selalu sampaikan bahwa kebijakan khususnya Bodebek itu harus satu frekuensi dengan Jakarta. Hasil kesepakatan dipimpin oleh Pak Luhut, memang menyepakati kalau pola Bodebek harus sama dengan Jakarta, salah satunya soal penanganan OTG,” ujarnya.

Selama ini, Gugus Tugas Jabar membagi manajemen penanganan Covid-19 ke dalam tiga bagian wilayah. Sebaran hotel-hotel tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan ruang isolasi. “Paling banyak Bodebek 60 persen, 20 persen Bandung raya, sisanya lain-lain. Konsep ini mayoritas di Bodebek dan Bandung raya,” pungkasnya.

Komentar

News Feed