oleh

Syekh Ali Jaber Ungkap Firasat ‘Jubah Hitam’ Saat Penusukan!

indonesiakita.co – Syekh Ali Jaber mengungkapkan bahwa ia memiliki firasat sebelum terjadi aksi penusukan terhadap dirinya saat memberikan ceramah di Lampung. dalam tayangan wawancara di akun YouTube milik Deddy Corbuzier, Ali mengaku menggunakan jubah hitam yang sebetulnya sudah lama tak digunakan.

“Memang biasanya saya pakai abu-abu, dan saat itu saya gunakan yang hitam. Padahal sudah lama tak saya gunakan,” ujar Syekh Ali.

Meski demikian, Ali mengaku bersyukur menggunakan jubah hitam. Pasalnya, jika ia menggunakan baju putih tentunya darah akan terlihat jelas dan membuat para jamaah di lokasi panik. “Gak kebayang aja kalau pakai jubah putih, warnanya seperti apa, jadi pakai jubah hitam terlihat basah,” tambahnya.

Selain itu menurutnya, kejadian tersebut merupakan takdir yang tak bisa dihindari bagi manusia. “”Saya mempercayai satu hal, tidak ada sesuatu yang terjadi kebetulan. Semua ditentukan oleh Allah, semua dituntun oleh Allah,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber ditusuk pemuda yang akhirnya diketahui bernama Alfin Andria, di Masjid Falahuddin, Kota Bandar Lampung, saat memberikan tausiah. Pelaku menghujamkan pisau ke arah tubuhnya.

Beruntung, senjata tajam itu hanya mengenai lengan bagian kanan Syekh Ali Jaber. Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian menggeledah rumah pelaku, namun tidak menemukan tanda-tnda radikalisme.

Menariknya, dalam kasus ini, orang tua pelaku mengaku anaknya mengalami gangguan jiwa, sementara pihak rumah sakit jiwa (RSJ) setempat memastikan bahwa berkas dengan nama Alfin Andria tidak ada di rumah sakit tersebut.

Komentar

News Feed