oleh

Polri Diminta Tak Buru-buru Simpulkan Penusuk Syekh Ali Jaber ‘Orang Gila’!

indonesiakita.co – Kasus penusukan yang dilakukan oleh seorang pemuda terhadap Syekh Ali Jaber menajdi sorotan publik. Kini, Polri diminta segera mengusut peristiwa menegangkan tersebut.

“Harus diusut tentang motif dari si pelaku,sehingga berani menusuk seorang ulama. Kali ini sebaiknya Polri jangan lagi terburu-buru menyimpulkan pelaku gila seperti acap kali publik dengar,” ujar salah satu anggota Mujahid 212 Damai Hari Lubis, usai peristiwa tersebut terjadi.

Selain itu, ia juga mengaku bingung dan heran kepada pemerintah. Pasalnya, pemerintah seperti tidak serius dalam mengusut aksi kriminal yang dialami ulama. “Kali ini kami sangat berharap kepolisian segera mengungkap latar belakang pelaku, apakah ini benar pelaku sengaja atau mengidap sakit jiwa,” tambahnya,

Damai meminta kepada penyidik Polri agar tidak terburu-buru menyimpulkan pelaku adalah orang gila. Sebaaimana diketahui, peristiwa penusukan terjadi saat Syekh Ali Jaber saat berceramah di Bandar Lampung, Minggu (13/9).

Tak hanya itu, ia juga merasa curiga ada pihak yang sengaja menyuruh pelaku menjalankan aksi tersebut. “Harus dipastikan gila hanya pura-pura gila. Bila benar pelaku mengalami sakit jiwa, kepolisian sangat perlu melibatkan psikolog atau ahli jiwa untuk membuktikannya secara ilmiah serta bertanggung jawab secara hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Ali Jaber saat kejadian baru memberikan tausiah sekitar 15 menit di Masjid Falahuddin, Kota Bandar Lampung.

“Tiba-tiba ada seseorang laki-laki tidak dikenal langsung menghampiri dari sebelah kanan. Nah, dengan itu maka terjadilah kemudian dengan refleks yang tinggi, sempat melakukan tangkisan. Tetapi kena lengan sebelah kanan di bahu,” jelasnya singkat. (Waw)

Komentar

News Feed