oleh

Kasus Positif Covid-19 Diprediksi Mencapai 500.000 Pada Akhir Tahun!

indonesiakita.co – Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyatakan, bahwa Kasus konfirmasi positif covid-19 di Indonesia diperkirakan bisa mencapai 500.000 pada akhir tahun ini, Dimana angka tersebut dengan asumsi terjadi infeksi sebanyak 3.000 per hari.

“Kalau kita asumsi jelek saja 3.000 per hari, di akhir Desember ini bisa 500.000. Ini sebuah kenyataan yang harus kita hadapi,” ungkapnya, dalam orasi ilmiah Dies Natalis Universitas Padjadjaran, Jumat (11/9/2020) melalui layanan telekonferensi.

 Ia mengatakan, bahwa apabila dibandingkan dengan negara lain posisi kasus covid-19 di Indonesia saat ini masih lebih baik. Adapun, India mendapat tambahan 1 juta kasus positif dalam tempo 12 hari dan saat ini bersama dengan Brasil kasus positif Covid-19 di negara tersebut telah melebihi 4 juta kasus. “Kalau kita tidak disiplin dari masyarakat, kita akan melihat angka-angka yang sangat tinggi juga di awal tahun depan,” tambahnya.

adapun menurutnya, penemuan vaksin dan komitmen yang diberikan sejumlah pihak diharapkan bisa menjadi penawar pada akhir tahun nanti.

 Sebagai informasi, Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama dengan Bio Farma saat ini tengah melakukan percobaan vaksin Covid-19. Apabila berhasil, Bio Farma berkomitmen memproduksi vaksin sebanyak 20 juta dosis pada akhir 2020 dan terus bertambah menjadi 250 juta dosis pada 20,

Selain kerja sama dalam negeri, kerja sama dengan Uni Arab Emirat juga dilakukan dengan komitmen vaksin 10 juta dosisi pada Desember 2020 dan 50 juta dosis pada kuartal I/2021.

“Kurang lebih insya Allah di akhir tahun ini ada 30 juta dosis dan tahun depan 300 juta dosis. Dari total yang kita dapatkan ini, bukan berarti kita sudah aman semua untuk seluruh rakyat Indonesia,”tutupnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia per 11 September telah mencapai 210.940 kasus. Sementara itu, total kasus sembuh telah mencapai 150.217 orang dan total kasus meninggal mencapai 8.544 orang. (Waw)

Komentar

News Feed