oleh

Bamsoet Desak Pemerintah Tunda Pilkada

indonesiakita.co – Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) didesak agar mempertimbangkan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak apabila pandemi Covid-19 terus meningkat. Hal ini disampaikan oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo.

“Langkah itu apabila situasi pandemi masih terus mengalami peningkatan, perlu dipertimbangkan secara matang mengenai pengunduran jadwal pelaksanaan Pilkada 2020,” tegasnya, dikutip dari keterangan resmi, kemarin di Jakarta.

Politisi Golkar ini menyebutkan, bahwa setidaknya ada 45 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada 2020 masuk dalam zona merah Covid-19. Dengan demikian, ia meminta pelaksanaan Pilkada dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat untuk mencegah penularan.

“Saya mendorong pihak penyelenggara pilkada dan Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemda dari 45 daerah yang berzona merah itu memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam Pilkada 2020 meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penularan Covid-19 dan menghindari terbentuknya kluster di dalam Pilkada,” sambung Bamsoet.

Selain itu, ia juga meminta agat pemerintah melakukan evaluasi terkait perkembangan tahapan Pilkada 2020 yang sudah dilaksanakan. Lantaran telah terjadi banyak pelanggaran terhadap protokol kesehatan pada masa proses tahapan Pilkada. “Perlu diambil sikap tegas dari awal apabila pelanggaran masih berpotensi banyak dilakukan dalam berbagai tahapan Pilkada ke depannya,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed