oleh

Wahid Foundation Sebut MUI Banyak Lakukan Pelanggaran, Masa Sih??

indonesiakita.co – Direktur Eksekutif Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi mengatakan setidaknya ada tiga organisasi Islam yang menurutnya kerap melakukan banyak pelangaran di lingkungan masyarakat. Ketiganya adalah Organisasi kemasyarakatan Forum Umat Islam (FUI), Front Pembela Islam (FPI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ia menjelaskan, bahwa FPI melakukan 153 kali pelanggaran KBB. Pelanggaran yang dilakukan FPI biasanya bersifat tindakan langsung. “Seperti razia, sweeping, penyegelan, intimidasi, dan lain-lain,” tegasnya, kemarin di Jakarta.

Selain itu MUI, yang menurutnya juga masuk ke dalam organisasi masyarakat keagamaan yang sering melakukan pelanggaran terkait KBB. Pelanggaran yang dimaksud itu seperti membuat pernyataan atau fatwa sesat. Setidaknya ada 150 tindakan MUI yang dianggap masuk ke dalam pelanggaran.

Di urutan pertama ada FUI, ormas keagamaan yang paling banyak melakukan pelanggaran yakni 940 tindakan. “FUI melakukan pembubaran kegiatan, penolakan rumah ibadah, dan sejenisnya,” ujarnya.

Adapun kelompok agama yang paling sering menjadi korban ialah jemaah Ahmadiyah, umat Muslim Syiah dan kelompok Gafatar. “Selama satu dekade itu yang pertama jemaah Ahmadiyah Indonesia, ini mengalami 188 tindakan pelanggaran yang dilakukan oleh aktor non-negara kemudian 166 tindakan yang dilakukan aktor negara,” ujar Hamdi.

Posisi kedua ditempati oleh kelompok penganut Syiah. Setidaknya kelompok tersebut mendapatkan tindakan tidak menyenangkan sebanyak 80 kali dari aktor non negara dan 34 kali dari aktor negara.

Sementara untuk posisi ketiga diduduki oleh kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), yang mengalami perlakukan tidak menyenangkan sebanyak 20 kali dari non-negara dan 30 dari aktor negara. (Fel)

Komentar

News Feed