oleh

Puluhan Bakal Calon Kepala Daerah Belum Serahkan Hasil Uji Covid-19 dan LHKPN

indonesiakita.co – Sebanyak 75 orang bakal calon kepala daerah ternyata belum menyerahkan hasil uji usap (swab test) Covid-19 saat pendaftaran. Hal ini diungkap oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI

anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin menjelaskan, jumlah tersebut berasal dari 31 daerah. “Terdapat 75 orang bakal calon di 31 daerah yang belum menyerahkan hasil uji usap (swab/PCR) saat pendaftaran,” tegasnya, kemarin saat konferensi pers secara virtual.

Ia menjelaskan, bahwa adanya temuan tersebut didapat dari pengawasan melekat terhadap tahapan pendaftaran pilkada yang berlangsung pada Jumat-Minggu, 4-6 September 2020.

Adapun penyebab utama bakal calon belum menyerahkan hasil tes adalah tidak adanya laboratorium tempat pemeriksaan tes usap di daerah tersebut, atau bakal calon sudah melakukan pemeriksaan namun hasilnya belum keluar.

“Di antara daerah yang tidak terdapat layanan uji usap atau belum menerbitkan hasil uji saat pendaftaran adalah Buru Selatan, Seram Bagian Timur (Maluku), Muna (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Gorontalo (Gorontalo).

“Kemudian, Keerom, Asmat, Mamberamo Raya (Papua), Manokwari Selatan (Papua Barat), Banggai Laut (Sulawesi Tengah), Ngada, dan Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur),” ungkapnya.

Afif juga menyampaikan, bahwa temuan sebanyak 26 bakal calon yang dokumen persyaratan calonnya belum lengkap. Ia menambahkan, sebagian besar dokumen yang belum lengkap saat pendaftaran, adalah laporan pajak dan LHKPN yang masih dalam proses, surat bebas pailit dari pengadilan niaga, surat keterangan bebas narkoba dan bukti pengunduran diri sebagai ASN.

“Di antara daerah yang terdapat bakal calon dokumen persyaratan belum lengkap adalah Solok Selatan (Sumatera Barat), Tasikmalaya dan Pangandaran (Jawa Barat), Trenggalek (Jawa Timur), dan Gunung Kidul (Daerah Istimewa Yogyakarta),” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed