oleh

Jaksa Pinangki Belanjakan Uang Suap untuk Barang Mewah Termasuk Mobil BMW X5

indonesiakita.co – Tersangka Pinangki Sirna Malasari akhirnya mengakui telah menggunakan sejumlah uang hasil penerimaan suap dari Djoko Tjandra untuk membayar sewa apartemen seharga Rp75 juta. Ia juga menggunakan uang suap tersebut untuk membeli barang-barang mewahm termasuk mobil BMW tipe X5 yang telah disita Kejagung.

“Pinangki sewa apartemen sebulan Rp75 juta kalau tidak salah,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Adriansyah kepada wartawan di Gedung Bundar, Kompleks Kejagung, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Namun Febrie tidak menjelaskan secara rinci terkait lokasi apartemen yang disewa oleh Jaksa Pinangki. Menurutnya, penyidik juga mendalami dugaan uang tersebut telah tersebar ke sejumlah pihak lain selain Jaksa Pinangki.

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya baru mengetahui uang itu disebar kepada pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking sebesar Rp500 juta.”Hingga saat ini fakta hukum masih dikuasai oleh Pinangki. Karena ini kan uang muka, terus ribut dia kan gak jadi kemudian beralih PK ke Anita,” sambungnya.

Selain itu, penyidik juga menduga bahwa Pinangki juga menitipkan sejumlah uang suap itu ke rekening milik adik kandung Pinangki yang bernama Pungki Primarini. Dia menuturkan, tim penyidik sudah menemukan fakta tersebut.

Sebelumnya diketahui, jaksa Pinangki menawarkan proposal untuk pengurusan fatwa MA kepada Djoko Tjandra saat masih berstatus buronan. Adapun fatwa itu diduga dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan agar Djoktjan tidak dieksekusi atas kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali.

Dia diduga mendapat uang senilai Rp7 miliar untuk mengurus fatwa tersebut. Dalam perjalannya, terungkap bahwa Pinangki dibantu oleh eks politikus Partai NasDem Andi Irfan Jaya untuk mengajukan proposal itu. Andi digadang-gadang menjadi perantara suap antara Djoko Tjandra dengan Pinangki. (Waw)

Komentar

News Feed