oleh

Pemenang Proyek Dicurangi, Pejabat Disdik Kota Bogor Diduga Ada ‘Main’ dengan Rekanan!

indonesiakita.co – Lelang proyek perbaikan gedung SD Papandayan, Bogor, Jawa Barat menuai masalah. Pasalnya, pemenang tender, yakni CV Keisya Gigih Perkasa terpaksa diminta mengikuti proses lelang ulang. Padahal perusahaan tersebut telah menang dalam tender yang dilakukan oleh pengadaan barang dan jasa sekretariat kota Bogor.

“Ya, saya bingung, padahal kami sudah menang, tapi mengapa kok tiba-tiba bisa kalah, dan ini lelang yang kami lakukan adalah resmi,” tegas salah satu anggota CV Gigih Perkasa, kepada indonesiakita.co, hari ini.

Ia mengatakan, bahwa sebelumnya, ada perusahaan lain yang datang kepadaya untuk mundur dari lelang tersebut. “Memang, ada perusahaan yang datang ke kami, yakni salah satu pemenang cadangan, mereka ngotot dan minta kami mundur,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, CV Gigih Perkasa memenagkan tender sebesar Rp723.164.005,30, sedangkan pemenang cadangan yakni CV Bhayangkara Muda dengan nilai penawaran Rp 771.852.068,90. “Mekanisme lelang sudah berjalan, dan telah ada pemenang, yakni kami. Kenapa ada proses pelelalangan ulang. Kami mendengar ada oknum pejabat yang bermain dalam proyek ini, untuk melakukan intimidasi agar perusahaan rekanannya menang dalam tender ini,” tegasnya lagi.

Sebagai informasi, total Rp 799.783.373,11, dan diikuti sebanyak 65 perusahaan. “kalau begini terus yang terjadi di Indonesia, bagaimana kita mau berkembang, apalagi ini untuk restorasi pembangunan gedung sekolah. Dan jika memang ada indikasi yang mencurigakan disini, saya akan melanjutkan masalah ini ke pemerintah pusat!,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed