oleh

Polisi Akui Sulit Tangkap Pembunuh Staf KPU Yahukimo

indonesiakita.co  – Pihak kepolisian sampai saat ini belum berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan staf KPU Yahukimo Heri Jovinski meninggal dunia.  Pelaku bernama Senaf Soll yang merupakan mantan anggota TNI yang dipecat.

Diketahui, Heri Jovinski dibunuh Selasa (11/8/2020) saat ikut mengantar obat ke rumah rekannya Kenan Mohi.”Pelaku terus berpindah tempat guna menghindari penangkapan,” ujar Kapolres Yahukimo AKBP Ignatius Benny, kemarin.

Tentunya, penangkapan terhadap Senaf Sol sangat penting guna mengetahui secara pasti motif penghadangan yang disertai pembunuhan terhadap korban. Selain kasus yang menewaskan staf KPU Yahukimo, Henry Jovinski (25), Polres Yahukimo juga tengah berupaya mengungkap kasus yang menewaskan Sofyan, karyawan toko bahan bangunan.

Lokasi tewasnya Sofyan berada di satu kawasan dengan kasus yang menewaskan Henry Jovinski, yakni di Jalan Gunung. Ketika ditanya tentang warga yang diamankan, Benny mengatakan sudah dipulangkan setelah dimintai keterangannya terkait SS.

Selama bulan Agustus terjadi tiga kasus pembunuhan di kawasan tersebut. Pertama menimpa Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo, yang dibunuh Selasa (11/8/2020) saat ikut mengantar obat ke rumah rekannya Kenan Mohi. Kemudian Jumat (20/8), Thoyib ditemukan tewas dengan luka akibat panah di sekitar kawasan bandara Dekai.

Adapun yang ketiga, yakni karyawan toko bangunan yang tewas di panah dan dianiaya saat mengantar bahan bangunan pada Rabu (26/8/2020).

“SS merupakan mantan anggota TNI yang dipecat akibat kasus jual beli amunisi,” jelas Kapolres Yahukimo. (Waw)

Komentar

News Feed