oleh

PA 212: PDIP Merongrong Pancasila dan Melumpuhkan Unsur Ketuhanan

indonesiakita.co – Pernyataan politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul yang menyebut ada kelompok yang terindikasi merongrong pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai reaksi banyak pihak. Salah satunya adalah Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin

Novel justru mengatakan, bahwa Ruhut Sitompul harus membuktikan ucapannya yang juga menyinggung 212 dalam rangkaian kalimat pernyataannya. “Jadi, harus buktikan apa yang telah dikatakan bahwa PA 212 merongrong pemerintah, karena kalau tidak itu merupakan fitnah dan saya siap laporkan Ruhut karena sudah masuk unsur pidana,” kata Novel kepada wartawan, Minggu (30/8).

Ia menambahkan, selama ini PA 212 selalu melakukan penyampaikan kritik terhadap pemerintah yang sesuai dengan aturan undang-undang. Selain itu, apa yang selama ini dilakukan PA 212, kata Novel, dilindungi juga oleh Undang-Undang Hak Asasi Manusia (HAM).

“Justru rezim ini harus berbenah diri karena telah memanfaatkan kekuasaan membekukan HTI yang dituduh ingin mengganti ideologi Pancasila,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, kubu PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri yang justru hendak mengganti ideologi Pancasila. “Juga PDIP diduga ingin merongrong Pancasila dengan melumpuhkan unsur Ketuhanan yang Maha Esa dengan membela, mendukung serta melindungi penista agama,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed