oleh

Said Didu Sentil MNC Group Soal Media Siaran Berbasis Internet

indonesiakita.co – Gugatan RCTI dan iNews TV ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta agar penyedia agar layanan media siaran melalui internet menyita perhatian publik. Dimana keduanya menyebut pengaturan penyiaran berbasis internet dalam Pasal 1 ayat 2 UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran ambigu dan menyebabkan ketidakpastian hukum.

Namun, langkah ini juga menuai raksi publik netizen. Bahkan, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu juga turut mengomentarinya. “Bukannya media juga ikut merusak moral bangsa?,” cetusnya, melalui akun Twitternya, @msaid_didu.

Tak lama berselang, netizen lain juga mengomentari pernyataan Said Didu. “ Sepertinya soal komersil. Contoh saja TV. TV saat ini menggunakan OS Android. Dimana langkahnya akan lebih mudah. Belum lagi bergabungnya channel luar didalam smart Android Bahkan menonton film pun bisa, tanpa harus membayar karcis. Kalau untuk edukasi Channel luar juga banyak,” tulis  @LauhilMahfudz7.

Sementara itu, akun @RahmanArudji mengaku telah mencium adanya karakter kapitalis yang ingin meraup keuntungan menggunung untuk kantong pribadi.

“Karakter kapitalis ingin meraup sebanyak-banyaknya profit untuk kantong sendiri, yang lain boleh ambil sisa-sisanya saja. Andai sinar matahari dan oksigen udara bebaspun bisa mereka kendalikan lewat regulasi pasti akan sogok birokrasi untuk melakukan pembatasan, kecuali dengan membayar,” tulisnya. (Waw)

Komentar

News Feed