oleh

Gara-gara Chat ‘HOT’ Sekda Bondowoso Dibebastugaskan!

indonesiakita.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Jawa Timur, Syaifullah akhirnya dibebastugaskan. Hal ini dikarenakan menyebarnya chat dirinya dengan seorang dokter  gigi di rumah sakit umum Koesnadi.

Informasi chat tersebut menjadi ramai karena seseorang mengunggahnya di sosial media Facebook BONDOWOSO IJEN. Selain itu, tangkapan layar chat pribadi itu juga disebar dalam bentuk PDF. Dalam file tersebut, tertulis judul “Kabar viral perilaku pejabat yang sangat tidak etis”.

Dimana dalam percakapan tersebut dimulai dari Januari 2020 yang sudah berisi obrolan mesra. Ada salah satu foto Syaifullah setengah badan tanpa mengenakan baju. Selain itu, ia juga dinilai melanggar kode etik dan indisipliner sebagai aparatur sipil negara (ASN), dengan melakukan pengancaman kepada bawahannya. Pemberhentian itu.

Sebagai informasi, berdasarkan Surat Gubernur Jatim nomor: 700/1637/060/2020 tanggal 24 Agustus 2020 perihal pemeriksaan Sekda Kabupaten Bondowoso. Kemudian, Keputusan Bupati Bondowoso Nomor: 188.45/766/430.4.2/2020 tentang pembebasan sementara dari jabatan Sekretaris Daerah Syaifullah.

Syaifullah sendiri telah mengaku menerima surat pembebasan sementara dari jabatan Sekretaris Daerah Bondowoso. “Itu pembebasan sementara sampai masalah saya selesai. Itu dari Bupati atas perintah Gubernur,” ungkapnya kepada awak media.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, bahwa Syaifullah melanggar pasal 3 ayat (4, 6 dan 9), serta pasal 4 ayat (1) dengan ancaman hukuman disiplin berat.

“Sebagaimana pasal 7 ayat 4 peraturan pemerintah nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Ini perintah dari Gubernur untuk segera menonaktifkan. Peristiwanya ancaman pembunuhan kepda Alun dan Sulis (bawahannya),” tegasnya.

Komentar

News Feed