oleh

Kasihan Jokowi, Bicara Antikorupsi Malah Dicemooh Netizen

indonesiakita.co – Presiden Jokowi menyampaikan bahwa ada tiga agenda besar yang harus di wujudkan dalam aksi pencegahan korupsi. Adapun ketiganya adalah pembenahan regulasi nasional, reformasi birokrasi, dan peningkatan kampanye literasi antikorupsi di tengah masyarakat.

Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitter resmi @jokowi, kemarin sore. Namun, pernyataan tersebut justru menuai kritik dari para netizen.

Misalnya saja, akun Dosh @dvl202520 yang menyebutkan “Agenda mulu, gak capek ya berkhayal seumur hidup?

Kemudian ada pula @I_swan_1 yang menuliskan “literasi antiorupsinya di tengah pejabat ajak pak, gak perlu di tengah masyarakat. Karena korupsi mayoritas di kalangan pejabat, bukan dikalangan masyarakat.

Selain itu, adapula @zarazettirazr yang menuliskan “koruptor takut miskin, karenanya sanksi yang diberikan harus di MISKINKAN dan sel tahanannya jangan istimewa, nyaman kayak sekarang.

Sebagai informasi, sejumlah ada beberapa menteri kabinet Jokowi yang masuk penjara karena kasus suap. Salah satu diantaranya adalah Menpora, Imam Nahrawi, Idrus Marham (Mensos).

Selain itu, sejumlah petinggi partai juga yang memilki kedekatan dengan Jokowi juga masuk penjara dengan kasus korupsi. Misalnya saja, Setya Novanto (Golkar/Ketua DPR RI), dan Romahurmudziy (PPP). (Waw)

Komentar

News Feed