oleh

Sindir Sebagian Pimpinan NU Struktural, Rizal Ramli: Terlalu Banyak yang Melenceng!

indonesiakita.co – Tokoh nasional Rizal Ramli meminta agar Nahdlatul Ulama (NU) meninggalkan politik praktis. Hal ini menurutnya penting, karena NU berdiri berdasarkan perjuangan umat, salah satunya adalah di sektor pendidikan.

“Dengan adanya Komite Khittah NU ini, Alm Gus Sholah ingin mencoba meluruskan kembali NU. Pengurus NU yang tidak ikut politik praktis tapi ada dalam garis perjuangan keumatan, membuat umat cerdas dan sejahtera,” ujar Rizal, dalam diskusi daring, Senin (24/8) kemarin yang dihadiri sejumlah tokoh NU.

Selain itu, Rizal mengatakan, bahwa NU saat ini sudah terseret politik praktis, bahkan ada ketua umum partai yang menginginkan menjadi ketua umum NU. “Kenapa ada komite khittah karena ada terlalu banyak yang melenceng. NU besar sejak zaman belanda, di zaman Orde Baru juga besar,” tambah sosok yang akrab dengan Gusdur ini.

Adapun menurutnya, jika NU diperbaiki otomatis bangsa ini juga akan bangkit. “Kembali ke khittahnya, memperjuangkan masyarakat bawah, dan ini menjadi dasar saat NU dibentuk,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed