oleh

Serikat Guru Curigai Ada Manipulasi di Merek Merdeka Belajar

indonesiakita.co – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai hibah merek Merdeka Belajar cacat prosedur. Untuk itu, mereka meminta agar dilakukan perbaikan prosedur pengalihan hak atas merek Merdeka Belajar.

FSGI juga mengirimkan surat kepada presiden Jokowi sekaligus melampirkan kajian hukum berkenaan dengan perbaikan penyerahan merek Merdeka Belajar yang disusun oleh Dewan Pakar FSGI.

“Dasar pengiriman surat kepada Presiden tersebut, karena FSGI menduga kuat adanya celah pelanggaran hukum dalam penyerahan hibah merek dagang Merdeka Belajar dan dugaan melindungi kepentingan pihak tertentu,” kata Ketua Dewan Pakar FSGI Retno Listyarti dalam keterangan tertulis federasi¬† melalui keterangan resmi, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa FSGI menilai pengalihan hak atas merek Merdeka Belajar dari PT Sekolah Cikal ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan cacat prosedur karena belum mendapatkan izin dari Presiden.

Selain itu, saat ini juga belum ada akta hibah yang dibuat di hadapan notaris dan disaksikan oleh perwakilan negara, dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, terkait pengalihan hak atas merek Merdeka Belajar. “Pengalihan hak merek dalam bentuk hibah tidak bisa hanya diumumkan lewat konferensi pers dan hanya berwujud surat kesepakatan antara Direktur PT Sekolah Cikal dengan Mendikbud,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed