oleh

AMSI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan Wartawan di Mamuju

indonesiakita.co – Meninggalnya wartawan magang dari sulawesion.com, yakni Demas Laira dengan sejumlah tusukan di tubuh menyita perhatian dunia jurnalistik di Indonesia. Terlebih diketahui, korban sebelumnya melakukan peliputan pada proyek desa.

Menangga[i hal ini, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wenseslaus Manggut mengatakan, bahwa pihaknya mendesak, agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan tersebut.

Ia mengatakan, AMSI minta para pelaku ditindak tegas. Selain itu, Polri dinilai juga harus menelusuri apakah kematian Demas Laira terkait atau tidak dengan sejumlah kasus yang ditulisnya pada media tempat dia bekerja.

“AMSI mengajak komunitas pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya pengusutan atas kasus ini hingga terkuak penyebab sesungguhnya. Dan, kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan, AMSI menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, dan semoga diberi ketabahan atas wafatnya Demas Laira,” ujarnya, kemarin.

Sebagai informasi, Demas Laira ditemukan di Jalan Poros Mamuju-Palu, Dusun Salubijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Belum lama sebelum kematiannya, korbans empat melakukan peliputan di sejumlah proyek daerah.

“AMSI mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian setempat yang cepat tanggap dan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi jenazah ke rumah sakit, membuat surat permohonan autopsi, dan memeriksa sejumlah saksi yang diperlukan demi menyingkap sebab kematian Demas Laira,” ucap Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, kepada wartawan, Kamis 20 Agustus 2020.

AMSI minta para pelaku ditindak tegas. Selain itu, Polri dinilai juga harus menelusuri apakah kematian Demas Laira terkait atau tidak dengan sejumlah kasus yang ditulisnya pada media tempat dia bekerja.

“AMSI mengajak komunitas pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya pengusutan atas kasus ini hingga terkuak penyebab sesungguhnya. Dan, kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan, AMSI menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, dan semoga diberi ketabahan atas wafatnya Demas Laira,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi media Sulawesion.com, Supardi Bado menambahkan Demas Laira ditugaskan di Mamuju dan Mamuju Tengah. Dia juga mendesak agar polisi bisa mengusut tuntas kasus kematian Demas Laira serta segera menangkap pelaku pembunuhan.

“Almarhum wartawan baru di SulawesiOn. Tanggal 1 Agustus Dia bergabung dengan kami. Memang dari beberapa berita yang Almarhum kirim berisi berita keritikan di daerahnya. Kami keluarga besar SulawesiOn berduka cita atas kepergian Demas Laira. Semoga keluarga diberi ketabahan,” kata Supardi menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, Demas Laira (28), jurnalis media online SulawesiOn, ditemukan meninggal dengan sejumlah luka tusukan di Jalan Poros Mamuju-Palu, Dusun Salubijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Kabar duka itu disampaikan Koordinator Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) Sulawesi Selatan, Upi Asmaradana. “Dapat kabar dari kawan Supardi Bado, Pemred SulawesiOn, kalau jurnalisnya, Demas Laira, ditemukan meninggal dengan sejumlah tusukan,” ujarnya. (Waw)

Komentar

News Feed