oleh

Tiga Petinggi Kajari Indragiri Hulu Peras 64 Kepsek, Semuanya Jadi Tersangka!

indonesiakita.co – Tiga pejabat Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Riau ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala sekolah di Riau.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik berkesimpulan telah terpenuhi 2 alat bukti,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam konferensi pers, Selasa (18/8).

Diketahui, ketiganya adalah, Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu Hayin Suhikto, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus OAP dan Kepala Subseksi Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu RFR,

Hari menjelaskan, bahwa ketiga tersangka diduga meminta uang senilai Rp 10-15 juta kepada masing-masing kepala sekolah yang jadi korban. Total uang hasil kejahatan yang berhasil mereka kumpulkan diperkirakan mencapai Rp 650 juta. “Ini terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah tahun anggaran 2019,” sambungnya.

Adapun saat ini para tersangka sudah dicopot dari jabatan mereka dan dijebloskan ke sel tahanan.

Sebagai informasi, dugaan pemerasan ini muncul setelah 64 kepala sekolah mengundurkan diri massal dari jabatannya. Mereka mengaku tertekan dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Pengunduran diri itu, berawal adanya salah satu LSM membuat laporan ke Kejari Indragiri Hulu. Meski, permasalahan dalam pengelolaan dana BOS sudah ditangani Inspektorat, terhadap laporan itu, Korps Adhyaksa melakukan pemanggilan beberapa kepsek. (Waw)

Komentar

News Feed