oleh

Dahlan Iskan Heran, Masyarakat Lebih Suka Pemimpin Populer Daripada Berkualitas

indonesiakita.co – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengungkapkan pendapatnya soal calon pemimpin Indonesia masa mendatang. Menurutnya, belum ada jaminan RI memiliki pemimpin yang berkualitas.

Karena menurutnya, saat ini masyakat hanya melihat calon pemimpin dari kepopulerannya saja. “Saya belum melihat indikasi bahwa ada jaminan yang terpilih adalah yang berkualitas. Tetap saja yang terpilih adalah yang populer, yang disenangi (masyarakat). Padahal yang disenangi belum tentu berkualitas. Tentu yang belum populer bisa nangis,” ujar Dahlan Iskan dalam webinar ‘Membangun Kepemimpinan Indonesia Maju di Tengah Krisis Global’ yang diselenggarakan oleh Partai Gelora, Sabtu (15/8).

Bahkan, Dahlan mengaku pesimis terhadap partai-partai yang tidak populer di masyarakat. Dia bahkan melihat tidak akan ada harapan bagi tokoh-tokoh partai seperti partai Gelora dan PKS untuk bisa menjadi pemimpin Indonesia kedepannya.

“Partai-partai seperti Gelora dan PKS kan mengandalkan kualitas, berarti tidak ada harapan tokoh-tokoh dari partai tersebut untuk bisa tampil menjadi pemimpin ke depan. Kenyataannya, yang mampu saja tidak cukup terpilih di era demokrasi seperti ini. Biasanya yang mampu ini sulit populer karena terlalu serius. Sementara yang populer tidak serius. Kalau semakin serius, tidak terlalu disukai (masyarakat),” paparnya.

Dahlan menambahkan, bahwa apa yang ia ucapkan telah terbukti. Ia melihat, banyak pejabat di negara ini yang terpilih karena kepopulerannya. Tidak jarang juga ditemukan anggota DPR yang merupakan seorang public figure. Sehingga menurutnya, kualitas dan kemampuan seseorang tidak lagi menjadi prioritas utama yang harus dimiliki oleh para pejabat atau calon pemimpin Indonesia.

“Mengandalkan kemampuan saja tidak akan terpilih dan ini terbukti sekarang, orang-orang yang populer banyak yang terpilih,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed