oleh

Serahkan Daftar Saksi, MAKI Desak Polri Percepat Kasus Djoko Tjandra

indonesiakita.co – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) memastikan telah menyerahkan sejumlah daftar saksi ke Bareskrim Polri terkait surat jalan abal-abal yang menyeret nama Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking. Adapun rincian nama saksi yang diserahkan ke Bareskrim Polri terdiri dari Tommy Sumardi, Viady, Rahmat.

Adapun rincian nama saksi yang diserahkan ke Bareskrim Polri terdiri dari Tommy Sumardi, Viady, Rahmat. Dimana ketiga orang itu merupakan pihak swasta yang mempunyai kedekatan dengan terpidana Djoko Tjandra.

“Daftar saksi ini terdiri 4 orang, yang merupakan 3 swasta dan satu aparat penegak hukum,” ujar Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangannya, Senin (10/8/2020).

Kemudian selain itu, yakni..Pinangki Sirna Malasari, yang merupakan jaksa di Kejaksaan Agung RI. Jaksa Pinangki diduga terbang dua kali ke Kuala Lumpur pada 12 November 2019 dan 25 November untuk bertemu Djoko Tjandra bersama Anita Kolopaking dan Rahmat sebagai pihak swasta.

“Perlu digarisbawahi bahwa saksi adalah orang yang diduga mengetahui, melihat dan mendengar suatu peristiwa yang atas keterangannya menjadikan terang peristiwa tersebut,” tegasnya.

Kendati memang, sampai saat ini status saksi belum tentu sebagai pihak yang terlibat, namun keterangannya dibutuhkan untuk menambah atau memperkuat alat bukti yang sudah dimiliki penyidik.

“Kami selalu berupaya membantu penegak hukum dalam hal ini Bareskrim untuk dapat mempercepat penanganan suatu perkara termasuk sengkarut Djoko S Tjandra,” tutupnya.

Sebagai informasi, surat jalan yang dipalsukan itu digunakan Djoko Tjandra saat akan pergi ke Pontianak pada 18 Juni 2020 lalu. Brigjen Prasetijo bahkan ikut menemani buron kasus hak tagih Bank Bali ke Pontianak menggunakan jet pribadi.

Dimana ia (Djoko Tjandra) juga meminta Brigjen Prasetijo Utomo untuk memfasilitasi pembuatan surat bebas Covid-19.

Setelah kasus itu terungkap, Kapolri Jenderal Idham Azis langsung mencopot Brigjen Prasetijo Utomo dari jabatan sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. (Waw)

Komentar

News Feed