oleh

Misteri Kematian Editor MetroTV, Ibunda Yodi:Ada Skenario Seolah Anak Saya Bunuh Diri!

indonesiakita.co – Kematian editor Metro TV, yakni Yodi Prabowo kembali menjadi sorotan. Pasalnya Turinah, sang ibu mempertanyakan status meninggalnya Yodi dengan empat tusukan di badannya.

Hal ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh Mata Najwa. Bahkan, Turinah mengatakan ada skenario yang menunjukkan seolah-olah anaknya bunuh diri.”Tidak.. kami tidak yakin anak kami bunuh diri…saya mikir ini ada skenario hebat yang dirancang seakan-akan anak saya ini bunuh diri,” ungkapnya.

Hal ini kuat menurutnya, karena jumlah tusukan di tubuh Yodi. Selain itu, Turinah juga menepis adanya dugaan Yodi dalam keadaan depresi.

“Di badan anak saya itu ada 4 kali tusukan, masa bunuh diri seperti itu? Kalau anak saya dibilang depresi, saya rasa enggak sih. Dia akhir-akhir ini rajin salat, ngaji. Masa orang depresi seperti itu,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, meski menurutnya hasinya sangat mengecewakan. “Saya berterima kasih sama polisi sudah mengusut kasus ini, tapi hasilnya sangat mengecewakan bagi saya. Saya merasakan masih ada ganjalan,” tutupnya.

Karena itu, ibu empat anak ini merasa kecewa dengan hasil rilis yang disampaikan oleh pihak kepolisian terkait dugaan penyebab Yodi meninggal.

Saya berterima kasih sama polisi sudah mengusut kasus ini, tapi hasilnya sangat mengecewakan bagi saya. Saya merasakan masih ada ganjalan,” tandas Turinah.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya merilis hasil penyelidikan mereka terkait kematian Yodi Prabowo yang bekerja sebagai editor di Metro TV. Polisi menduga kuat, Yodi bunuh diri.

Sebelumnya, Yodi yang merupakan warga Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) itu ditemukan tewas di pinggir jalan tol JOR Pesanggrahan pada 10 Juli 2020.

Menurut hasil penyelidikan pihak kepolisian ditemukan fakta bahwa pisau yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dibeli sendiri oleh Yodi di sebuah toko perabot rumah tangga.

“Kemudian kami masuk kepada bukti pendukung yang pertama adalah CCTV di Ace Hardware yang ada di Rempoa. Pisau tersebut memiliki merek khas khusus kemudian penyidik melakukan penelusuran dari mana datangnya pisau ini. Yang menjual hanya toko itu,” ungkap Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Tubagus Ade Hidayat ketika memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya. (Fel)

Komentar

News Feed