oleh

Adik Ipar Mundur dari Cabup Gunungkidul, Analis Sosial: Trik Jokowi Basi!

indonesiakita.co – Adik ipar Presiden Jokowi, Wahyu Purwanto akhirnya mundur dari pencalonan sebagai bupati Gunungkidul, Yogyakarta. Adapun langkah tersebut disebut-sebut karena usai mendapatkan arahan dari Jokowi dan Ketua Umum Partai Nasdem, yakni Surya Paloh dimana partainya sebelumnya menggusung Wahyu.

“Jadi memang sesuai arahan dari Bapak Jokowi maupun dari Bapak Surya Paloh, saya diminta untuk lebih fokus kepada kegiatan sosial di Gunungkidul. Dan ini tidak ada hubungannya dengan dinasti dan sebagainya,” tegasnya kemarin.

Menanggapi hal ini, analis sosial Universitas Bung Karno (UBK) Muda Saleh mengatakan, bahwa langkah yang diambil Wahyu merupakan spekulasi, agar seolah-olah tidak ada politik dinasti di Pilkada 2020.

“Rakyat kan sudah pintar-pintar sekarang, ini triknya Jokowi basi, norak banget…mau mundur, mau terus ya silahkan saja, kalau tau malu. Tapi yang lebih bijak adalah ya mundur juga Gibran dan Bobby, karena jelas sekali ini seolah-olah dengan mundurnya Wahyu terlihat tak ada dinasti politik,” tegasnya, saat dihubungi kemarin.

Muda menilai, bahwa mundurnya Wahyu merupakan strategi Jokowi agar seolah adil dan bijak agar masyarakat melihat ada ketegasan. “Wahyu itu kan pangkatnya ipar, ya lumayan jauh lah, inikan anaknya, menantunya yang mau jadi kepala daerah. Lalu pertanyaannya, apakah kapasitas Gibran dan Bobby ini mampu membawah ke arah yang lebih baik daerah yang jadi pemilihannya?, track record mereka berdua saja masyarkaat masih mempertanyakannya, inimah aji mmpung namanya, masa kita mau dibego-begoin sih? jangan sampai jadi wrong man in the wrong place,” tambahnya.

Selain itu, Muda juga meyakini bahwa Gibran dan Bobby akan membawa hal buruk dalam kepimpinan. “Mereka belajar leaderhisp gak?, pernah memimpin perusahaan, atau setidaknya organisasi kemasyarakatan, jadi mereka bisa tau bagaimana memimpin orang banyak, mendengar aspirasi bawahan dan memberikan solusi atas sebuah permasalahan dalam sebuah kelompok, bapaknya aja gagal bawa Indonesia ke arah yang lebih baik, ini anak dan menantu mau maju jadi kepala daerah, gak tau malu!,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed