oleh

Gak Percaya Polri Kerja Sendiri, DPR Minta KPK Dilibatkan Soal Kasus Djoko Tjandra

indonesiakita.co – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta Polri turut melibatkan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dalam upaya pengungkapan kasus buron Bank Bali Djoko Tjandra dalam bentuk join investigation. Adapun hal ini perlu dilakukan, karena menurutnya, mengingat unsur korupsi dalam kasus Djoko Tjandra sudah begitu jelas.

Selain itu, lolosnya Djoko Tjandra dari Indonesia ke Malaysia karena adanya keterlibatan sejumlah oknum di beberapa institusi penegak hukum.

“Indikasi korupsi dalam kasus ini sudah terang benderang, jadi saya mendorong agar pengungkapan aktor yang turut memuluskan jalan Djoko Tjandra untuk kabur tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, kejaksaan, dan ditjen imigrasinya Kemenkumham, tapi juga KPK patut turut terlibat. Bentuk saja join investigation antara polisi dan KPK,” kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Bendahara Fraksi Partai NasDem DPR ini menjelaskan, sebagai lembaga antirasuah, pelibatan KPK dalam pengungkapan kasus ini dibutuhkan. Bukan hanya terkait kasus korupsi Djoko Tjandra, tapi juga kemungkinan adanya tindakan-tindakan korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum di institusi hukum lainnya. “Jadi biar terang benderang, KPK sebaiknya turut terlibat, sehingga semuanya clear,” ujar Sahroni

Ia juga  menambahkan, tidak hanya keterlibatan oknum di 3 institusi itu yang bisa terungkap, potensi kerugian negara pun bisa dikalkulasi. “Tidak hanya urusan membantu lolos, tapi juga turut diusut, sebesar apa potensi kerugian negara karena kejadian ini. Makanya seluruh prosesnya perlu diawasi oleh KPK,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed