oleh

DPR Bongkar ‘Trik’ Pemerintah Soal Pembubaran Lembaga

indonesiakita.co – Anggota DPR RI Saleh P Daulay menilai pemerintah terlalu fokus terhadap perbaikan ekonomi disaat pandemi corona seperti saat ini. Terlebih komite yang dibentuk dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 itu terlalu sibuk, sehingga dinilai menyampinkan masalah yang lain, seperti kesehatan, dan lainnya.

“Ini mungkin yang disebut presiden sebagai opsi pembubaran atau pembentukan lembaga tempo hari. Dengan membubarkan Gugus Tugas lalu menggantinya dengan Komite Penanganan Covid-18 dan Pemulihan Ekonomi Nasional diharapkan kinerjanya makin meningkat,” ujarnya, hari ini kepada wartawan.

Ia mengingatkan, bahwa komite pimpinan Airlangga Hartarto itu secara struktural membawahi dua satuan tugas yang menangani aspek kesehatan dan ekonomi secara bersamaan. “Dengan begitu, akan kelihatan siapa yang akan mengerjakan apa,” tegasnya.

Anggota Komisi IX DPR itu juga mengharapkan pembagian tugas di struktur baru ini dapat dilakukan lebih adil. Artinya, proporsi program kerja dibagi secara merata.

Pelaksana harian Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, bahwa  pemulihan ekonomi tidak boleh meninggalkan penanganan kesehatan. “Keduanya harus dikerjakan secara bersamaan,” tegasnya. Lebih lanjut Saleh menyinggung soal posisi Menteri BUMN Erick Thohir sebagai sebagai ketua harian komite. Menurutnya, Erick harus bisa membuktikan adanya kemajuan dalam memutus mata rantai Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed