oleh

Komisi Kejaksaan Minta Keterangan JPU Kasus Novel Baswedan

indonesiakita.co – Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak memastikan, bahwa pihaknya akan meminta keterangan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir pada sidang perkara penyiraman air keras yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Diketahui, persidangan perkara yang dipimpin hakim Djuyamto tersebut, dinayatakan telah selesai. “Tentu saja, kami akan tindaklanjuti ke tahap selanjutnya proses penanganan kasus ini. Karena proses pengadilan khususnya penuntutan jaksa sudah selesai. Jadi, kami sudah bisa lanjutkan,” ujar Barita di Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya juga menunggu pertimbangan majelis hakim sebelum memberi rekomendasi mengenai tim JPU. Majelis hakim sudah memutuskan perkara pada hari Kamis kemarin. “Kami segera akan meminta penjelasan, klarifikasi, verifikasi dokumen-dokumen, antara lain berkas perkara, pelaksanaan Standar Operasional Prosedur, pemenuhan ketentuan, kode etik dengan tim JPU,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat menyoroti upaya tim JPU di sidang perkara penganiayaan penyidik KPK, Novel Baswedan, yang dinilai tidak memberikan rasa keadilan.

Hal ini, setelah tim JPU menuntut Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, dua terdakwa penganiayaan penyidik KPK, Novel Baswedan, selama satu tahun.

Pada Kamis 2 Juli 2020 lalu, Komisi Kejaksaan sudah meminta keterangan Novel Baswedan. Namun, Komisi Kejaksaan tidak langsung meminta keterangan tim JPU. (Waw)

Komentar

News Feed