oleh

Ronny Bugis dan Rahmat Divonis 1,5 dan 2 Tahun, Novel Baswedan: Saya Tidak Kaget!

indonesiakita.co – Dua pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yakni Ronny Bugis di vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara 1,5 tahun penjara. Sementara Rahmat Kadir di vonis 2 tahun penjara.

Dimana keduanya dinyatakan terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan luka berat terhadap Novel dalam putusan di PN Jakarta Utara, kemarin. Sementara itu, menanggapi putusan itu, Novel mengaku tidak kaget.

“Bahkan sejak awal proses, saya sudah mendapat informasi dari banyak sumber yang mengatakan bahwa nantinya (terdakwa) akan divonis tidak lebih dari 2 tahun. Ternyata semua itu sekarang sudah terkonfirmasi,” tegasnya kemarin, di Jakarta.

Ia menilai, terdapat banyak kejanggalan dalam proses persidangan. “Pertama saya sejak awal mengatakan bahwa persidangan ini banyak kejanggalan dan masalah, sehingga saya menyakini bahwa persidangan ini seperti sudah dipersiapkan untuk gagal atau sidang sandiwara,” tambahnya.

Bahkan Novel mengaku tidak tertarik untuk mengikuti proses pembacaan tuntutan, karena sidang yang dibuat dengan sedemikian banyak kejanggalan seperti didelegitimasi sendiri oleh para pihak di persidangan. “Sehingga memang tidak ada harapan yang saya gantungkan dalam proses tersebut. Setelah putusan dibacakan, saya dihubungi oleh beberapa kawan yang memberitahu bahwa pertimbangan dalam putusan hakim sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum, hanya beda besarnya hukuman,” ungkapnya.

“Saya tidak terkejut dan hal ini tentunya sangat ironis karena penyimpangan yang begitu jauh dari fakta sebenarnya akhirnya mendapat justifikasi dari putusan hakim,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed