oleh

Netizen Bongkar Pertemuan Pengacara Djoko Tjandra dengan Ketua MA, Jubir: Tak Ada Lobi

indonesiakita.co – Kasus bebasnya buronan Djoko Tjandra keluyuran di Indonesia masih menjadi sorotan publik. Tak hanya mengakibatkan Brigjen Prasetjo Utomo ditahan soal terkait surat jalan, namun kini perhatian masyarakat juga tertuju pada lembaga tinggi Mahkamah Agung (MA).

Dimana dalam dunia maya, beredar foto ketua MA Muhammad Syarifuddin dengan Anita Kolopaking, yang merupakan pengacara buron Djoko Tjandra. Menanggapi hal ini, Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro pun angkat bicara.

“Foto Pak Ketua MA (Muhammad Syarifuddin) dan Ibu Anita Kolopaking beserta suaminya itu berfoto di rumah kediaman Beliau (Syarifuddin) pada saat Hari Raya lebaran Idul Fitri beberapa bulan lalu. Saat itu beliau (Syarifuddin) sudah Ketua MA,” tegasnya hari ini.

Diketahui sebelumnya, foto menghebohkan itu berawal dari utas cuitan dari akun Twitter ‘@xdigeeembok’ (el diablo) tentang perjalanan perkara Djoko Tjandra dengan menyertakan hastag #YangBantuDjokoTjandraKabur.

Selain itu, pada poin 20, @xdigeeembok menuliskan, “Anita Kolopaking juga melobi hakim agung. Ada yg tau siapa nama hakim agungnya? Gila yak Djoko Tjandra.. #YangBantuDjokoTjandraKabur.” Cuitan ini dengan mengikutsertakan sebuah foto. Lihat tautan https://t.co/3rSo2INfol.

Sementara itu, Andi menjelaskan, bahwa foto bersama bisa terjadi karena tamu-tamu lain yang hadir meminta Ketua MA Syarifuddin untuk berfoto. Anita dan suaminya saat itu juga ikut nimbrung berfoto dengan Syarifuddin dan istri.

“Berfoto bersama dalam suasana lebaran seperti itu biasalah, tidak ada maksud dan tujuan apa-apa,” kata hakim agung sekaligus ketua Kamar Pengawasan MA itu.

Andi melanjutkan, bahwa Syarifuddin tidak mengadakan open house saat Idul Fitri 1441 H/2020. Tetapi, sejumlah tamu tetap datang bersilaturahmi, termasuk Anita dan suaminya. Andi memastikan, kehadiran Anita waktu itu sama sekali tidak ada pembicaraan atau lobi sehubungan dengan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Djoko Tjandra.

“Dan tidak benar ada lobi dari ibu Anita ke Pak Syarifuddin terkait dengan permohonan PK perkara Djoko Tjandra,” pungkasnya. (Waw)

Komentar

News Feed