oleh

Jokowi Tugaskan Prabowo Soal Pangan, ‘Prank’ Atau Akal-akalan?

indonesiakita.co – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat tugas terkait penggarapan lumbung pangan bisa merusak tatanan ketatanegaraan. Namun, tampaknya tugas ini tidak sesuai dengan apa yang menjadi pekerjaan bagi Ketua Umum Partai Gerundra tersebut.

Menanggapi hal ini, pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menilai tugas tersebut seolah memperjelas bahwa Menteri Pertanian tidak maksimal mengurusi pangan.

“Apa Jokowi menilai Prabowo lebih cocok jadi Menteri Pertanian? Kalau Jokowi merasa Prabowo lebih cocok jadi Mentan, tukar guling dong, jangan rusak tatanan ketatanegaraan,” ujarnya, hari ini di Jakarta.

Bahkan, Saiful menyarankan agar Kementerian Pertanian dibubarkan dan dilebur dengan Kementerian Pertahanan jika dinilai sudah tidak mampu mengurusi soal pangan.

“Untuk apa ada Kementan kalau tidak bisa mengurus pangan, sekalian bubarkan Kementan, lebur dengan Kemenhan,” tambahnya.

Adapun menurutnya, tugas mengurusi masalah pangan yang dibebankan kepada Prabowo tidak masuk akal. Adapun menurutnya, jika memang Jokowi sudah kewalahan mengatur pangan di saat pandemik, maka sekalian bertukar posisi langsung dengan Prabowo. “Kenapa tidak tugas presiden saja kasih ke Prabowo? Atau mundur saja kalau sudah merasa tidak sanggup memimpin pangan,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed