oleh

Tangkap Buronan Lokal Harun Masiku Aja Tak Bisa, Bagaimana Polri Mau Tangkap Djoko Tjandra?

indonesiakita.co – Buronan Kejaksaan Agung (Kejagung) Djoko Tjandra sampai saat ini masih belum tertangkap. Ia adalah terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali itu dan masih dilakukan pengejaran oleh petugas untuk dieksekusi.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya siap untuk membantu Kejagung dalam menangkap Djoko.

Menurut Argo, Polri yang juga masuk dalam criminal justice system (CJS) bersama Kejagung, bakal berkoordinasi untuk setiap kasus. “Ya tentunya karena kami bagian dari CJS, maka akan bertukar informasi dan siap melakukan bantuan untuk penangkapan seandainya ya ada tersangka yang diminta,” kata Argo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/7).

Namun, sejauh ini, Argo menyebut pihaknya belum menerima permintaan dari Kejagung. Sehingga, pihaknya masih menunggu akan permintaan itu. “Kalau ada permintaan, kami akan membantu sepenuhnya,” tambah mantan Kapolres Nunukan ini.

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan jajarannya menangkap, dan mengeksekusi terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali yang kini menjadi buronan, bos PT Era Giat Prima Djoko Tjandra.

“Djoko Tjandra adalah buronan kami, dan kami rencanakan sudah tiga hari ini kami cari, tetapi belum muncul,” kata Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Senin (29/6) lalu.

Kemudian, yang menjadi pertanyaan adalah, jika buronan lokal seperti Harun Masiku saja tidak bisa ditangkap, bagaimana Polri akan menangkap Djoko Tjandra?? (Waw)

Komentar

News Feed