oleh

1.700 Alumni ITB Dukung Din Syamsuddin Tetap di MWA ITB

indonesiakita.co – Setidaknya, ada 1.700 alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mendukung Din Syamsuddin tetap berada di Majelis Wali Amanat (MWA) ITB. Para alumni ini berpendapat bahwa ia dipilih dengan berbagai pertimbangan, hingga menolak pengunduran diri Din.

Berikut surat terbuka yang ditujujan kepada Ketua Senat ITB.

Kepada yth :Ketua Senat Akademik ITB

In Harmonia Progressio, kami alumni ITB yang namanya terlampir di bawah ini adalah Keluarga Alumni ITB Penegak Pancasila Anti Komunis, yang masih sehat akalnya dan jernih hati nuraninya dengan ini menyatakan:

1. Bahwa kami sangat yakin Prof.Dr.KH. Din Syamsudin dipilih oleh Senat Akademik (SA) ITB sebagai salah satu anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB periode 2019- 2024 setelah SA ITB mempertimbangkannya dengan matang, penuh perhitungan, dan meninjaunya dari berbagai sudut pandang secara obyektif. Kami pun yakin bahwa pengajuan beliau berdasarkan pertimbangan kapasitas kenegarawanan dan intelektualitas yang beliau miliki. Kehadiran Prof.Dr.KH. Din Syamsuddin, sebagai tokoh nasional yang cukup disegani di dunia, bisa membantu perluasan cakrawala intelektual sehingga apa yang dirintis Prof. TM Soelaiman, yaitu masuknya unsur humaniora dalam pendidikan tinggi teknik, akan semakin berkembang. Tumbuhnya sejumlah lulusan ITB yang bergiat dalam ilmu sosial, dengan peranan yang menonjol, rasanya telah menjadi keniscayaan. Fakta ini menunjukkan bahwa ITB harus lebih membuka diri terhadap berbagai kemungkinan  perkembangan keilmuan.

 

 

2. Bahwa kami bangga karena sejauh ini almamater kami ITB selalu menjunjung tinggi kebebasan akademik yang bertanggung jawab setiap anggota komunitasnya, dan hal ini merupakan ciri penting suatu perguruan tinggi berkualitas dunia yang beradab.

3. Bahwa kami mendukung seluruh anggota komunitas ITB termasuk anggota MWA ITB, dalam hal ini Prof.Dr.KH. Din Syamsudin, untuk bebas menyampaikan aspirasi dan pandangannya sesuai dengan kapasitas pribadinya, sebagai kontribusi pemikiran bagi kemajuan dan kemandirian bangsa dan negara ini.

4. Bahwa jika ada dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Prof.Dr.KH.Din Syamsudin, maka mestinya MWA ITB membentuk panitia penyidik/pengumpulan data/fakta, lalu mengadakan sidang terbuka, dan yang bersangkutan juga diberi kesempatan untuk membela diri. Jika mekanisme ini dilakukan maka hal tersebut menunjukkan bahwa ITB adalah kampus yang beradab dan mengedepankan sifat- sifat obyektifitas yang merupakan ciri utama pendidikan tinggi teknik dan sains.

5. Bahwa kami mendukung sepenuhnya Bapak Prof.Dr.KH.Din Syamsudin tetap sebagai Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB dan menolak permintaan pengunduran dirinya, jika memang yang bersangkutan memang benar melakukan permintaan pengunduran diri. Untuk itu kami meminta kembali kepada Senat Akademik ITB untuk mempertahankan Prof.Dr.KH. Din Syamsudin sebagai anggota MWA ITB periode 2019-2024.

6. Bahwa kami prihatin dan kecewa kepada sdri Yani Panigoro selaku Ketua MWA ITB karena telah menyebarkan disinformasi di ruang publik, yaitu berupa pernyataan ke pers bahwa Prof.Dr.KH.Din Syamsudin sudah mengundurkan diri sementara kenyataannya tidak dapat dinyatakan demikian.

Vivat Almamater ITB, semoga Allah swt, Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita semua. Aamiin

Bandung, 07 Juli 2020 Tembusan, Kepada Yth:

Rektor ITB

Para Anggota Senat Akademik ITB

Ketua dan Anggota MWA ITB

Ketua Forum Guru Besar ITB

Pers.

Komentar

News Feed