oleh

PKS Tantang Jokowi Reshuffle Kabinet, Jika Tidak Berarti Omdo!

indonesiakita.co – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut jika Jokowi tidak merealisasikan reshuffle dalam kurun satu pekan ke depan, maka  kemarahan Jokowi pada pembantunya hanya sebatas ucapan belaka. Sebelumnya memang diketahui, Jokowi sempat marah karena menggangap menteri kabinet tidak mampu bekerja dengan baik.

“Saya tidak mau suudzon, tapi kalau seminggu ini tidak ada kabar (reshuffle), maka omdo, omong doang,” ujarnya dalam Diskusi Polemik Trijaya, Sabtu (4/7).

Diberitakan sebelumnya, rekaman video sidang kabinet sendiri baru diunggah dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6). Suara Jokowi terdengar meninggi dan ia beberapa kali menyebut bakal mengambil langkah yang luar biasa keras untuk menghadapi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga membuka kemungkinan membubarkan lembaga hingga reshuffle. juga mendesak, agar para menteri untuk memiliki rasa pengorbanan yang sama terkait krisis kesehatan dan ekonomi yang dialami Indonesia saat ini.

Namun demikian, Mardani menyebutkan, bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk kembali mengevaluasi kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Ia menilai jika Jokowi tidak membuktikan perkataannya tersebut, justru akan memicu berkurangnya kepercayaan publik kepada pemerintah.

“Ruang publik kian cerdas, kalau sudah rilis, sudah kelihatan mimiknya, tetapi tidak klimaks, tanpi anti klimaks nanti ada erosi trust (kepercayaan) kepada pemerintah,” tegasnya.(Waw)

Komentar

News Feed