oleh

1.141 Korban Banjir di Gorontalo Mengungsi

indonesiakita.co – Setidaknya, ada 4.141 korban banjir mengungsi di 12 lokasi pengungsian akibat bencana yang terjadi di Kota Gorontalo. Warga mulai meninggalkan rumahnya  karena Sungai Bone meluap hingga masuk ke dalam rumah warga setempat.

Diketahui, beberapa lokasi pengungsian di antaranya gedung Bele Li Mbui, aula kantor walikota, Kantor Kesdim, Kantor Dinas Kehutanan provinsi, dan sejumlah masjid dan sekolah.

Sementara itu, sejumlah kelurahan yang terendam banjir adalah Bugis, Padebuolo, Ipilo, Heledulaa Selatan dan Botu. “Silahkan tinggal sementara di pengungsian ini, pemda yang akan memenuhi kebutuhan bapak ibu termasuk pengobatan bila ada yang sakit,” kata Walikota Gorontalo Marten Taha saat mengunjungi pengungsian di Bele Li Mbui. Menurutnya, sampai saat ini proses evakuasi warga masih terus berlangsung.

Warga yang melakukan pengungsian mengaku air sangat cepat mengalir sehingga sempat membuat masyarakat panik. “Ya, cepat sekali, kami bahkan tak sempat membereskan barang-barang di ruma, ujar AD, salah seorang warga kepada awak media yang mamantai di lokasi pengungsian.

Warga mengatakan pada banjir kali ini ia dan keluarganya masih sempat menyelamatkan barang-barang dan segera mengungsi. “Banjir bulan lalu kami panik karena air cepat naik, jadi tidak ada persiapan.Hanya mengungsi dengan pakaian di badan,” jelasnya singkat. (Waw)

Komentar

News Feed