oleh

Tim SAR Terus Lakukan Pencarian Terhadap 13 ABK di Perairan Nias

indonesiakita.coTim SAR Nias melakukan pencarian terhadap belasan Anak Buah Kapal (ABK), diduga tenggelam di perairan Pulau Simuk Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (27/06/2020). Pencarian dilakukan dengan menggunakan helikopter, agar dapat memantau penglihatan dari udara.

Kepala Kantor SAR Nias, M Agus Wibisono menyebutkan, bahwa helikopter bantuan dari Basarnas Pusat tersebut difungsikan membantu pencarian melalui pemantauan di jalur udara terhadap 13 korban kapal dari dua kapal nelayan yakni KM Harapanku dan KM Camar Laut.

“Hari ini sudah memasuki hari keenam dan Tim SAR gabungan masih terus pencarian terhadap 13 orang korban kecelakaan kapal yang diduga tenggelam akibat diterjang badai di perairan Pulau Simuk,” tegasnya kepada wartawan, kemarin.

Ia mengatakan, bahwa tingginya gelombang laut di area lokasi pencarian merupakan salah satu upaya tim mendatangkan helikopter, sehingga dapat mencari di area yang tidak dapat dijangkau Tim SAR gabungan dari darat maupun laut. “Kita berharap tim udara mampu membuahkan hasil nantinya,” sambungnya.

Sebagai informasi, KM Harapanku ditumpangi sembilan ABK mengalami kerusakan pada baterai dan diterjang gelombang tinggi. Sementara itu, di hari yang sama, KM Camar Laut dengan lima ABK mengalami kerusakan pada pompa keong dan juga diterjang gelombang tinggi di sekitar perairan Pulau Simuk.

“Dari total 14 ABK dari dua kapal motor tersebut, pada hari Rabu 24 Juni 2020 baru satu orang anak buah kapal berhasil dievakuasi dengan selamat dari KM Camar Laut,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed