oleh

Bapas Bogor Cabut Status Pembebasan Bersyarat John Kei

indonesiakita.coBadan Pemasyarakatan (Bapas) Bogor mengeluarkan surat keputusan untuk mencabut pembebasan bersyarat terhadap John Kei. Langkah ini diambil karena John Kei kembali melakukan tindak pidana.

Diketahui, Bapas Bogor selaku pihak yang melakukan pembimbingan dan pengawasan kepda Jhon Kei, telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait keputusan tersebut.

“Pada 24 Juni 2020, setelah penyidik selesai melakukan BAP terhadap Jhon Kei, PK Bapas juga melakukan BAP terhadap Jhon Kei sebagai klien pemasyarakatan Bapas Bogor,” kata Rika dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/6).

Kemudian, pada 25 Juni, tim pengamat pemasyarakat Bapas Bogor melakukan sidang. Dalam sidang itu, dinyatakan John Kei telah melakukan pelanggaran ketentuan saat menjalankan masa pembebasan bersyarat.

Atas dasar itu, Bapas Bogor merekomendasikan pengusulan pencabutan surat keputusan pembebasan bersyarat John Kei.

“Berdasarkan rekomendasi Sidang TPP , Kepala Bapas Bogor mengeluarkan Surat Keputusan Pencabutan Sementara Pembebasan Bersyarat an. John Refra als John Kei, No: W10.PAS.6-PK.01.05.02-2381,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa selanjutnya diusulkan kepada Ditjen PAS untuk mencabut Pembebasan Bersyarat John Kei Nomor W11.PAS.33-PK.01.05.02-2382.”Saat ini menunggu proses pencabutan pembebasan bersyarat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ia menambahkan.

Kembali diinformasikan, John Kei bersama 29 anak buahnya sebelumnya diringkus jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (21/6/2020) lalu. Penangkapan itu buntut aksi penyerangan oleh terhadap kelompok Nus Kei.

Aksi penyerangan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Green Lake City, Kota Tangerang itu dilatarbelakangi oleh masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei itu berkaitan penjualan tanah di Ambon, Maluku.

Selanjutnya, kepolisian kembali menangkap lima anak buah John Kei yang kemarin sempat menjadi buronan. Saat ini, polisi juga masih memburu tujuh DPO lainnya. (Waw)

Komentar

News Feed