oleh

Bambang Widjojanto: Waspadai Petahana Politisasi Bantuan Sosial Covid-19 di Pilkada!

indonesiakita.co – Mantan komisioner KPK, Bambang Widjojanto meminta semua pihak mewaspadai kepala daerah yang akan ikut dalam Pilkada 2020. Hal ini ia ungkapkan, menyusul maraknya politisasi bantuan sosial Covid-19 sebagai cara mencuri perhatian masyarakat.

ā€œKarena tak dipungkiri, bahwa hampir sebagian besar petahana yang akan maju di Pilkada Serentak 2020 memanfaatkan pandemi COVID-19 sebagai sarana membangun citra,” ujarnya, kemarin, saat menjadi pembicara pada webinar dengan tema Strategi Praktis Menghadapi Pilkada.

Selain itu menurutnya, sebagian tim sukses calon kepala daerah juga telah mulai bergerak, dan saat Ini yang perlu diwaspadai adalah jangan sampai bansos Covis-19 dipolitisasi oleh petahana untuk pilkada.

Bambang juga berharap, bahwa penyebaran bansos tidak boleh mencantumkan nama kepala daerah karena dinilai menguntungkan calon petahana.

“Harus hati-hati jangan sampai salah langkah karena ketika ada bansos itu bisa dipolitisasi dan juga ada politik kepentingan di sana,” tegasnya.

Ia mengingatkan, salah satu celah yang juga mesti diwaspadai adalah terkait mutasi jabatan oleh petahana. Dalam aturan sudah jelas ditetapkan enam bulan sebelum pilkada kepala daerah dilarang melakukan mutasi pejabat. Dia pun mengingatkanĀ semua kandidat agar berhati-hati dalam pelaksanaan kampanye pilkada 2020 karena sedang berada di masa pandemi.

“Karena belum ada aturan soal kampanye saat ini, tentu saja kandidat akan kesulitan melaksanakan kampanye terbuka, solusinya adalah menggunakan media sosial. Ada banyak orang tidak paham dengan UU ITE termasuk tim sukses jika tak mampu serta tidak piawai siap-siap terseret masalah hukum,” pungkasnya. (Waw)

Komentar

News Feed