oleh

Hari Ini, FPI dan Aliansi Nasional Anti Komunis Demo Tolak RUU HIP di DPR

indonesiakita.co – Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) masih menjadi sorotan publik. Skema ini bahkan disebut-sebut merubah ideologi Pancasila yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa.

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis mengatakan, pihaknya dan sejumlah ormas Aliansi Nasional Anti Komunis akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, hari ini.

Adapun tuntutan meraka yakni mendesak pemerintah dan DPR untuk mencabut pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang dinilai berbau komunisme.

“Pada Rabu siang, dalam rangka menyampaikan aspirasi kami untuk menolak, memberhentikan, membatalkan RUU HIP,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2020) lalu.

Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak menyatakan bahwa beberapa poin yang akan disuarakan terkait dengan penghentian pembahasan RUU HIP dalam unjuk rasa itu.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah sepakat untuk mendesak aparat penegak hukum agar mengusut tuntas inisiator RUU HIP ini. Menurut dia, ada pihak yang berupaya mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan Trisila dan Ekasila.

“Mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan dan melaksanakan UU nomor 27/1999 tentang Perubahan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berkaitan dengan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara, khususnya pasal 107a, 107b,107c, 107d, dan 107e terhadap oknum oknum pelaku makar terhadap Pancasila,” tegasnya.

Komentar

News Feed