oleh

Langgar Protokol Karena Tak Pakai Masker, Apa Alasan Ketua KPK?

indonesiakita.co – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dinilai melanggar etik terkait kunjungannya ke Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Hal ini lantaran ia  tidak menggunakan masker saat menemui warga setempat.

“Saya sangat memahami terkait isu yang berkembang, terkait dengan foto yang tersebar di media yang menyebutkan bahwa saya tidak mengenakan masker pada saat saya bergiat di luar kota, sebenarnya itu tidak benar,” tegasnya, dikutip dari keterangan resminya, kemarin.

“Saya sangat memahami terkait isu yang berkembang, terkait dengan foto yang tersebar di media yang menyebutkan bahwa saya tidak mengenakan masker pada saat saya bergiat di luar kota, sebenarnya itu tidak benar,” tegasnya, dikutip dari keterangan resminya, kemarin.

Ia mengaku, patuh terhadap anjuran protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Firli mengatakan, dirinya saat itu memakai tiga jenis bentuk masker. “E-masker yang saya pasang di kantong baju; Masker yang saya pasang dan dijepitkan di antara lubang hidung; Masker N95,” jelasnya.

Kendati memang, Firli juga mengakui dirinya memang sempat membuka masker saat menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama anak-anak sekitar. “Tapi untuk masker E-MASK dan masker yang saya pasang di hidung tetap terpasang,” tambahnya.

Namun, ia menyayangkan ada pihak yang mengkritisinya dengan membuat keterangan yang tidak sesuai dengan keutuhan fakta. Meski demikian, ia menilai bahwa itu adalah  konsekuensi yang harus diterima sebagai pimpinan KPK.

“Jika pun Odin The Allfather turun dari Asgard ke Bumi dan menjadi Ketua KPK, pasti akan tetap dikritik. Saya sangat paham pada perhatian ini,”  tutupnya.

Sebelumnya, persoalan ini pun menjadi sorotan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). MAKI lantas membuat aduan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. (Waw)

Komentar

News Feed