oleh

KSP Teriak, Minta Tambahan Anggaran Rp29 Miliar dalam RAPBN 2021

indonesiakita.co – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menjelaskan, adanya pengajuan penambahan anggaran pagu indikatif RABPN 2021 sebesar Rp86 miliar. Ia mengatakan, bahwa dana tersebut akan digunakan untuk melaksanakan program layanan kepada Presiden dan Wakil Presiden.

“Setelah melihat kebutuhan riil dengan cermat dan teliti, kami mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp29 miliar,” jelas Moeldoko saat Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, hari ini.

Adapun program tersebut menurutnya terbagi menjadi dua bagian, yakni pertama, program pemberian dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam pelaksanaan program prioritas nasional, komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis. Sementara, yang kedua, dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya.

Sebagai informasi, pada rencana anggaran dan rencana kerja tahun 2020, pagu indikatif yang dialokasikan untuk KSP sebesar Rp76 miliar. Namun, terkait pandemi Covid-19 maka dilakukan penghematan anggaran. Akhirnya, KSP harus melaksanakan penghematan anggaran sebesar Rp14 miliar sehingga alokasi anggaran turun menjadi Rp62 miliar. Pada 2019, pagu alokasi anggaran untuk KSP mencapai Rp87 miliar dengan realisasi sebesar Rp84 miliar atau 96,69 persen.

“Hingga 18 Juni 2020, realisasi anggaran KSP sebesar Rp28 miliar atau mencapai 45,01 persen dari anggaran. Terjadi pengurangan secara operasional, namun tidak mempengaruhi kinerja dan output KSP,” sambungnya.

Selain itu, penambahan anggaran itu di antaranya terkait adanya perubahan indikator penambahan kepegawaian. Kebutuhan tersebut seiring dengan tugas dan tanggung jawab KSP yang demikian besar. “Kami mengawal tugas-tugas dan proyek nasional strategis. Kami berupaya menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan cepat dan membantu kementerian teknis dalam implementasinya di lapangan. Kami menangani semuanya dengan baik.”tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed