oleh

1.551 Wisatawan Ikut Rapid Test, 79 Dinyatakan Reaktif

indonesiakita.co – Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah membenarkan pihaknya telah melakukan rapid test terhadap 1.551 wisatawan luar Bogor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79 wisatawan dinyatakan reaktif Covid-19.

Ia menjelaskan, bahwa tes tersebut dilakukan guna mendeteksi warga luar Bogor yang berkunjung ke kawasan wisata Puncak. Kata dia, setidaknya dengan mengetahui sampel yang ambil dapat memetakan penyebaran virus Covid-19.

Sebelumnya memang, pascapemberlakauan PSBB Proporsional Pemkab Bogor memberikan kelonggaran untuk operasional untuk hotel, restoran, dan lokasi wisata.

“Kami sudah melakukan uji kepada tempat usaha dengan memberlakukan tes Covid kepada tempat usaha yang beroperasional. Saat ini, kita ingin mengetahui gambaran para pengunjung wisatanya,” kata Syarifah, Minggu (21/6/2020).

Diketahui, Rapid test ini dilakukan selama dua hari, pada Sabtu (20/6/2020) tes diadakan di empat lokasi, yakni di arus masuk kendaraan di Simpang Gadog, Masjid Atta’wun, Gunung Mas, dan dan di perbatasan Bogor-Cianjur, Segar Alam, Ciloto, Cianjur dengan mengambil sampel 1.106. Sedangkan pada Minggu (21/6/2020) kegiatan dilakukan di Taman Wisata Matahari, Cisarua dan mengambil 445 sampel.

“Dari jumlah sampel kemarin diketahui sebanyak 32 reaktif dan sampel hari sebanyak 47 reaktif, jadi 79 wisatawan. Sebagian besar wisatawan KTP Jakarta. Artinya dari 1.151 yang diambil hanya sekitar 13 persen yang terpapar,” pungkasnya. (Waw)

Komentar

News Feed