oleh

Masih Ingat Menhub Katakan Pandemi Berakhir September?, Ini Kata Ahli Epidemiolog

indonesiakita.co – Pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyebutkan ada peluang bahwa pandemi corona akan berakhir pada September mendatang mendapat tanggapan dari epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman.

“Untuk betul-betul berakhir, tentu belum karena secara global saja jumlah orang yang memiliki antibodi atau kekebalan baru di lima persen dari total penduduk dunia. Artinya, mayoritas penduduk dunia masih rentan dan berisiko tinggi untuk terinfeksi Covid-19,” ujanya, kemarin.

Dicky juga menambahkan, adanya upaya pengendalian terhadap pandemi ini hanya bisa dicapai jika mampu mengoptimalkan strategi utama penanganan virus corona yaitu testing, tracing, isolasi, dan treating. Yakni, dengan memberikan edukasi yang masif kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan apalagi di tengah penerapan new normal seperti saat ini.

“Jika itu bisa kita lakukan, secara nasional dan masing-masing wilayah dimulai dari saat ini, maka awal Oktober secara teoritis kita akan punya situasi yang lebih terkendali. Teoritis artinya tetap ada potensi kasus baru, termasuk kasus impor atau ekspor baik antar wilayah atau daerah maupun dengan luar negeri atau perbatasan negara,” ungkapnya.

Adapun saat ini, estimasi terbaru dari jurnal ilmiah yang dikeluarkan Lancet-gate yaitu riset memperkirakan bahwa satu dari lima orang penduduk dunia memiliki masalah kesehatan. Menurutnya, satu masalah kesehatan seperti obesitas, hipertensi, dan lainnya, yang menempatkan mereka dalam risiko untuk mengalami kondisi parah jika terinfeksi Covid-19.

Estimasi dari riset ini diperoleh melalui studi modelling dari 188 negara, termasuk di Indonesia.

“Penduduk Indonesia yang obesitas, yang hipertensi, yang diabetes kan sangat banyak. Ini harus diantisipasi. Lalu kapan pandemi ini akan berakhir? Mengingat masih sedikitnya yang memiliki kekebalan, maka exit strategi kita adalah penemuan obat definitif yang bisa mengobati dan juga mencegah,” tutupnya.

Sebelumnya Budi Karya Sumadi menyatakan adanya peluang pandemi selesai September mendatang. Hal ini ia katakan dalam diskusi daring yang bertajuk Antisipasi dan Adaptasi Usaha Transportasi dalam Kenormalan Baru di Jakarta pada Selasa (16/6) lalu. (Fel)

Komentar

News Feed