oleh

Kuasa Hukum Polri Minta Pelaku Penyiram Air Keras ke Novel Dibebasin??

indonesiakita.co – Tim Divisi Hukum Mabes Polri meminta agar majelis hakim dapat membebaskan terdakwa pelaku penyiram air keras terhadap Novel Baswedan dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Desakan ini disampaikan dalam sidang agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

“Pertama meminta agar menyatakan terdakwa tidak bersalah seperti dalam dakwaan pasal 35 ayat 1 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP subsider pasal 353 ayat 2 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dakwaan subsider Pasal 351 ayat 2 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP,” ujar Rudy Heriyanto saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, kemarin.

Adapun selain itu, tim hukum Polri pun meminta agar majelis hakim membebaskan terdakwa dari segala dakwaan atau melepaskan rendah dari tuntutan JPU sebagaimana tuntutan satu tahun pidana, dan nama baik Rahmat Kadir dapat dipulihkan serta dapat dibebaskan dari tahanan. “Membebaskan terdakwa dari rumah tahanan,” tambah Rudy.

Dimana dalam pembelaannya, dua oknum Brimob Polri melakukan perbuatannya karena disebutkan karena dorongan rasa benci pribadi kepada Novel, dengan menggunakan air aki itu dipicu kebencian terdakwa kepada Novel yang tidak menjaga jiwa korsa.

“Pengakuan terdakwa kebenaran, bukan diarahkan atau rekayasa. Penyiraman dilakukan karena motif pribadi, tidak ada hubungan perintah atasan,” tutup Rudy. (Fel)

Komentar

News Feed