oleh

Ngotot Pertahankan Merek ‘Geprek Bensu’ Ruben Onsu Lawan MA?

indonesiakita.co – Mahkamah Agung (MA) sebelumnya telah menolak permohonan kasasi soal merek dagang milik Ruben Onsu, yakni ‘Geprek Bensu’. Namun, tampaknya kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang meminta agat kliennya tidak perlu mengganti merek dagang tersebut.

“Ada 35 sertifikat merek yang dikeluarkan DJHKI. Yang tadinya terhalang karena ada Bensu ini, karena sudah jadi milik Ruben Onsu, maka dikeluarkan 35 sertifikat merek ini atas nama Ruben Onsu,” tegasnya, dalam jumpa pers kemarin di Jakarta.

Terkait produk Geprek Bensu, Minola mengungkapkan, bahwa ada 6 sertifikat yang dibatalkan. Dimana sertifikat yang dibatalkan merupakan merek dagang Geprek Bensu untuk membuka gerai. Yang dibatalkan hanya 6 sertifikat di kelas 43, yang untuk buka kafe, restoran. Untuk waralaba, franchise, terus online, tidak dibatalkan,” tambahnya.

Sementara untuk sertifikat kelas 43, ternyata tidak semua merek Geprek Bensu dibatalkan. Ruben Onsu masih memiliki 2 sertifikat atas merek dagang Geprek Bensu dengan susunan tulisan dan logo yang sedikit berbeda.

Minola menambahkan, kliennya Ruben Onsu hanya perlu menyesuaikan logo merek di tiap-tiap gerai supaya tetap bisa memakai identitas Geprek Bensu sesuai yang terdaftar di Ditjen HKI. Meskipun tidak tertutup kemungkinan, Ruben akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas penolakan permohonan kasasinya saat sudah menerima serta mendalami isi salinan putusan Mahkamah Agung.

“Yang perlu kita lakukan hanya mengubah form nama, atau mengubah logonya, tidak masalah. Biasa kan orang mengubah form tulisan merek, mengubah kreativitas tulisan mereknya. Kami punya sertifikatnya,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed