oleh

Ridwan Kamil Desak Pilkada Digelar Tahun Depan

indonesiakita.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap Pilkada serentak ditunda hingga taun depan. Menurutnya, langkah tersebut akan lebih realistis, mengingat penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terus berlangsung.

“Jadi saya pribadi cenderung melihat situasi Covid hari ini tidak meyakini akan kondusif di Desember. Pergeseran (penyelenggaraan Pilkada) ke tahun 2021 lebih realistis,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6).

Ia mengatakan, bahwa keselamatan nyawa pemilih dan penyelenggara pemilu harus menjadi yang utama. Apalagi, pilkada memiliki serangkaian tahapan yang panjang dan menimbulkan kerumunan orang.

“Jadi menurut saya jadwal Pilkada pada Desember itu jangan harga mati, karena yang harus diutamakan keselamatan nyawa dari masyarakat. Covid-19 ini kan penyakit kerumunan. Dan proses Desember itu kan tidak hanya di Desember. Ada pendaftaran, kampanye,” tegasnya.

Kendati demikian, sosok yang akarab disapa kang Emil ini mengaku akan mengikuti instruksi pusat mengenai penentuan pelaksanaan Pilkada Serentak. Ini karena, Gubernur Jawa Barat merupakan perwakilan dari Pemerintah Pusat.

“Tapi kalau sudah diputuskan, sebagai perwakilan pemerintah pusat di daeah, saya harus mengamankan. Kami menghitung secara ilmiah. Risikonya apa,” tambahnya.

Selain itu, Emil juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Provinsi Jabar tidak memiliki anggaran cukup jika harus menambah dana Pilkada, bila terjadi kekurangan dana penyelenggaraan. Pasalnya, anggaran yang ada telah dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Tapi, kalau tetap dipaksakan di Desember. Kalau boleh berpendapat, ya (lebih baik) digeser. Kami sudah tidak punya uang. Uang kita sudah habis buat Covid-19 dan bansos. Jadi kalau ada permintaan ekstra (untuk pelaksanaan Pilkada tahun ini) kami pasti kesulitan. Kecuali anggarannya digeser pada tahun depan,” tutupnya. (Waw)

Komentar

News Feed