oleh

Margarito Kamis: Presidential Threshold Dihapus, Jokowi Mau Gak, Cukong Mau Gak?

indonesiakita.co – Pakar hukum tata Negara, Margarito mendesak agar presiden Jokowi menghapus Presidential Threshold. Ia menyebut, bahwa hal ini penting karena mengenai nasib bangsa Indonesia ke depan.

“Tetapi buat saya, yang paling penting dalam hal ini Presiden Jokowi mau nggak (menghapus presidential threshold)? Kalau dia (Jokowi) mau , beres. Kalau dia tidak mau, terus kita mau apa? ,” jelasnya, dalam sebuah diskusi daring, kemarin di Jakarta.

Ia menambahkan, bahwa jika memang akhirnya Presidential Threshold dihapus, tentunya akan menjadi kerugian bagi para penyokong dana kampanye bagi para capres. “Kemudian. Cukong-cukongnya mau gak? Ini urusan cukong. Cukong dalam negeri dan luar negeri. Cukong2 ini mesti kita hitung. Kelompok2 yang akan kaya dr pemilu, itu rela nggak?,” tanya Margarito.

Adapun menurutnya, pemilu demokrasi adalah barang asli ciptaan kapitalis. “Maka ujung2nya duit. Hukum tata negara, dikendalikan politik, politik dikendalikan duit.

“Dari awal DPR itu kerjaan mengkonsolidasikan kepentingan orang2 berduit. Mahalnya biaya kampanye, carter pesawat untuk keliling Indonesia. Emangnya itu bayar pakai daun. Duitnya darimana? Akhirnya kita mesti pergi ke cukong2.Tidak mungkin kita mendapatkan orang benar dari sistem ini. Duit lah tuhan demokrasi,” tutupnya. (Fel)

Komentar

News Feed