oleh

Penyiram Air Keras Dituntut 1 Tahun Penjara, Novel Baswedan ke Jokowi: Prestasi?

indonesiakita.co – Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengaku kecewa atas tuntutan yang dijatuhkan kepada pelaku penyiraman air keras terhadapnya. Pasalnya, dua oknum polisi yakni Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette dituntut 1 tahun penjara.

“Melihat kebusukan semua yang mereka lakukan, rasanya ingin katakan terserah. Tetapi yang mereka lakukan ini akan jadi beban diri mereka sendiri, karena semua akan dipertanggungjawabkan.┬áTermasuk Pak Jokowi yang membiarkan aparatnya berbuat seperti ini. Prestasi?” kata Novel melalui akunnya di Twitter.

Ia juga menilai tuntutan setahun terhadap dua anggota Brimob Polri membuktikan persidangan hanya formalitas semata. Dia menilai tidak ada ruang keadilan dalam persidangan itu.

“Hari ini kita lihat apa yang saya katakan bahwa sidang serangan terhadap saya hanya formalitas. Membuktikan persepsi yang ingin dibentuk dan pelaku dihukum ringan,” jelasnya.

Nove menambahkan, bahwa seharusnya aparat penegak hukum sepertinya dilindungi oleh negara. “Keterlaluan memang. Sehari-hari bertugas memberantas mafia hukum dengan UU Tipikor. Tetapi jadi korban praktek lucu begini. Lebih rendah dari orang menghina. Pak Jokowi, selamat atas prestasi aparat bapak. Mengagumkan,” tegas Novel. (Waw)

Komentar

News Feed