oleh

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 228 Orang, Khofifah Sampai Mohon-mohon Agar Masyarakat Waspada

indonesiakita.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawans meminta kepada masyarakat agar selalu waspada. Dimana saat ini wilaya tersebut masih menjadi tempat tertingi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Perhatian kita harus sangat waspada kepada OTG yang terus meningkat. Mereka tidak memiliki gejala, tetapi berpotensi menularkan,” ujarnya di Surabaya, tadi malam.

Diketahui, berdasarkan catatan sepekan terakhir, pada 1 Juni 2020, jumlah OTG sebanyak 18.647 orang, kemudian pada 2 Juni 2020 sebanyak 18.792 orang, lalu pada 3 Juni 2020 sebanyak 19.090 orang.

Berikutnya, pada 4 Juni 2020 sebanyak 19.366 orang, dan data pada 5 Juni 2020 sebanyak 19.857 orang.

Sementara itu, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim selama beberapa hari terakhir, angka OTG makin bertambah. KHofifah mengaku, pihaknya telah membentuk satuan khusus bernama “Tim Hunter COVID-19” yang disebar ke beberapa daerah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Sasarannya orang dalam pemantauan (ODP) dan OTG. Jika hasilnya reaktif segera dilakukan tes swab. Kalau OTG dan PDP ini sudah terkonfirmasi, solusinya bisa masuk diobservasi atau diisolasi di rumah sakit,” jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa potensi kemungkinan positif sampai dengan 35 persen, sedangkan PDP hingga 55 persen. Sementara itu, perkembangan tentang Covid-19 di Jawa Timur per hari Sabtu (6/6), tambahan kasus positif sebanyak 288 orang sehingga totalnya mencapai 5.835 orang.

Dimana tambahan 288 orang tersebut, terdapat 206 orang yang belum jelas domisilinya dan masih dalam tahap verifikasi lapangan, yaitu 173 orang di antaranya berasal dari pemeriksaan “Mobile PCR BIN” di Surabaya.

Adapun penambahan kasus kumulatif dari total penambahan per Sabtu (6/6), ditambah kasus pending yang masih dalam tahap verifikasi domisili sebanyak 33 orang.

Khusus Kota Surabaya, tambahan kasusnya sebanyak 38 orang sehingga secara keseluruhan penderita Covid-19 sebanyak 2.918 orang.

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 yang mencapai 100 orang lebih yakni Sidoarjo sebanyak 717 orang, Gresik 205 orang, Kabupaten Kediri 185 orang, Lamongan 128 orang, Kabupaten Probolinggo 116 orang dan Kabupaten Pasuruan 100 orang.

Sedangkan, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, persebaran Covid-19 paling rendah atau di bawah 10 orang adalah Kabupaten Blitar dan Banyuwangi yang sama-sama sebanyak 10 orang, Kota Madiun lima orang dan Kota Blitar tiga orang.

Kemudian, jumlah pasien sembuh di Jatim sampai saat ini mencapai 1.409 orang setelah ada tambahan 48 orang dinyatakan telah terkonversi negatif. Sedangkan, kasus meninggal dunia tambahannya 21 orang sehingga secara keseluruhan mencapai 483 orang.

Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim tercatat 7.261 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 25.476 orang. (Waw)

Komentar

News Feed